naturindonesia.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Baner

Jambu Biji

 Dun Afrika Selatan

(Psidium guajava, Linn.)

Sinonim :

Familia :
Myrtaceae

Uraian :
Jambu Biji (Psidium guajava) tersebar meluas sampai ke Asia Tenggara termasuk Indonesia, sampai Asia Selatan, India dan Srilangka. Jambu biji termasuk tanaman perdu dan memiliki banyak cabang dan ranting; batang pohonnya keras. Permukaan kulit luar pohon jambu biji berwarna coklat dan licin. Apabila kulit kayu jambu biji tersebut dikelupas, akan terlihat permukaan batang kayunya basah. Bentuk daunnya umumnya bercorak bulat telur dengan ukuran yang agak besar. Bunganya kecil-kecil berwarna putih dan muncul dari balik ketiak daun. Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1200 meter diatas permukaan laut. Pada umur 2-3 tahun jambu biji sudah mulai berbuah. Bijinya banyak dan terdapat pada daging buahnya.

Nama Lokal :
Psidium guajava (Inggris/Belanda), Jambu Biji (Indonesia); Jambu klutuk, Bayawas, tetokal, Tokal (Jawa); Jambu klutuk, Jambu Batu (Sunda), Jambu bender (Madura);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru;

Pemanfaatan :

1. Diabetes Mellitus

    Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak

    Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan

    direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk

    diambil airnya.

    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

 

2. Maag

    Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar.

    Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih,

    kemudian disaring untuk diambil airnya.

    Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

 

3. Sakit Perut (Diare dan Mencret)

    Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya

    Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian

    disaring untuk diambil airnya

    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

 

4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui

    Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.

    Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut,

    airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

 

5. Masuk Angin

    Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai

    merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya

    Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter

    air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya.

    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

 

6. Beser (sering kencing) berlebihan

    Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk

    beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).

    Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5

    gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.

    Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

 

7. Prolapsisani

    Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.

    Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,

    kemudian disaring untuk diambil airnya.

    Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat

    dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada

    bayi.

 

8. Sariawan

    Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.

    Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,

    kemudian disaring untuk diambil airnya.

    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

 

9. Sakit Kulit

    Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga

    jambu biji.

    Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus

    Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

 

10. Obat luka baru

     Bahan: 3 pucuk daun jambu biji.

     Cara membuat: dikunyah sampai lembut

     Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar

     tidak mengelurkan darah terus menerus.

 

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) - Kalori 49 kal - Vitamin A 25 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 87 mg - Kalsium 14 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 28 mg - Besi 1,1 mg - Protein 0,9 mg - Lemak 0,3 gram - Air 86 gram

 

Menyembuhkan Kanker, Tumor, Kista dan Sel-sel Ganas Lainnya

Sangat Efektif untuk penyembuhan Kanker
Baner
Keladi Tikus : memperbaiki sistem pertahanan tubuh sehingga sistem pertahanan mampu menghancurkan sel-sel kanker, menghambat pertumbuhan sel kanker termasuk melawan duplikasi sel ganas, mereduksi radikal bebas penyebab kanker, dan menghambat akibat buruk dari kemoterapi (rambut rontok, mual dsb). Saran: Konsumsi – Minum Keladi Tikus Segar (Jus Keladi Tikus) telah terbukti lebih efektif dibandingkan dengan semua produk hasil olahannya (extrak maupun plus). Untuk itu usahakan Anda membuat Jus Keladi Tikus sendiri. Karena lebih manjur dan tidak perlu mengeluarkan biaya (sebenarnya mudah didapatkan di banyak tempat yang tumbuh liar). Minumlah kapsul keladi tikus hanya bila tidak sempat membuat jus-nya saja. Selain itu keladi tikus tidak bisa dibuat jamu godog karena efektifitasnya akan turun drastic (hilang). Anda juga bisa budidaya sendiri dengan mudah

Free Logo Maker and Logo Design By LogoSnap.com
Logo Maker
Loading
free counters
Free counters

Website saya nilaiRp 40.88 Juta