naturindonesia.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Baner

Jayanti

E-mail Cetak PDF
(Sesbania sesban Merr.)

Sinonim :
= S.aegyptiaca, Pers.

Familia :
Papilionaceae

Uraian :
Jayanti banyak ditemukan di Jawa, biasa di tanam di pekarangan, galengan sawah atau di perkebunan sebagai tanaman naungan, penahan angin atau pupuk hijau. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah yang jelek dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai sekitar 800 m dpi. Perdu atau pohon kecil, tinggi 2-6 m, banyak bercabang, tumbuhnya cepat. Daun berupa daun majemuk menyirip, dengan 7-25 pasang anak daun. Anak daun berbentuk garis sampai memanjang, bertangkai pendek, ujung bulat, tepi rata. Bunga dalam tandan, warnanya kuning. Buahnya buah polong, tumbuh menggantung, berbentuk garis. Daunnya dapat dimasak dan dimakan sebagai sayur. Selain itu, daunnya juga dapat digunakan untuk pupuk hijau dan digunakan sebagai makanan ternak. Perbanyakan dengan biji.

Nama Lokal :
Jayanti (Sunda), janti, giyanti, kelor wana (Jawa);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
TB Paru (Tuberculosa), Kencing nanah, lnfeksi ginjal, demam; BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, akar, kulit, biji, dan minyak,

 

KEGUNAAN:

Daun:

1. Demam.

2. Cacingan.

3. TB Paru (Tuberculosa).

4. Radang selaput lendir mata.

5. Infeksi ginjal.

 

Kulit:

1. Sukar berkeringat.

2. Kencing kurang lancar.

3. Kencing nanah.

 

Biji:

1. Kepala pusing.

2. Batuk.

3. Keguguran,

4. Datang haid tidak teratur.

 

Akar:

1. Kencing nanah.

2. Sifilis.

 

Minyak:

1. Borok, koreng, kudis.

2. Trachoma.

 

PEMAKAIAN:

Untuk minum: 1/4-1 genggam daun.

Pemakaian luar: Daun digiling halus, untuk pemakaian setempat.

 

CARA PEMAKAIAN:

1. TB Paru:

    Daun jayanti sebanyak 1/4 genggam, dicuci bersih lalu ditumbuk

    sampai halus. Tambahkan 1/2 gelas air masak dan 1 sendok makan

    madu. Aduk sampai merata, lalu diperas dan disaring, minum.

    Lakukan 3 kali sehari.

 

2. Kencing nanah:

    1 jari akar jayanti, 6 lembar daun sirih, 6 buah kemukus, jintan hitam

    dan adas masing-masing 3/4 sendok teh, 3/4 jari pulosari, 3 jari

    gula enau, dicuci dan  dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan

    4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas.  Setelah dingin

    disaring, minum.  Sehari 3 x 3/4 gelas.

 

3. lnfeksi ginjal:

    Daun jayanti sebanyak 1 genggam, dicuci bersih lalu bilas dengan

    air matang. Masukkan daun tadi kedalam  3/4 gelas air. Remas-

    remas daunnya sampai airnya berbusa. Saring, minum airnya. 

    Lakukan setiap hari, sampai kencingnya menjadi lancar dan jernih

    kembali.

 

4. Demam:

    Daun secukupnya dicuci bersih lalu diremas-remas dengan adas.

    Dibalurkan pada badan, yang akan memberikan rasa sejuk pada

    penderita demam.

 

Komposisi :

 Menyembuhkan Kanker, Tumor, Kista dan Sel-sel Ganas Lainnya
keladi tikus
 

Keladi  Tikus : memperbaiki sistem pertahanan tubuh sehingga sistem  pertahanan mampu menghancurkan sel-sel kanker,  menghambat pertumbuhan sel  kanker termasuk melawan duplikasi sel  ganas, mereduksi  radikal bebas penyebab kanker, dan menghambat akibat buruk dari kemoterapi (rambut rontok, mual dsb).

Saran: Konsumsi – Minum Keladi Tikus Segar (Jus Keladi Tikus) telah terbukti  lebih efektif dibandingkan dengan semua produk hasil olahannya (extrak maupun plus).  Untuk itu usahakan Anda membuat Jus Keladi Tikus sendiri. Karena lebih manjur dan tidak perlu mengeluarkan biaya (sebenarnya mudah didapatkan di banyak tempat yang tumbuh liar). Minumlah kapsul keladi tikus hanya bila tidak sempat membuat jus-nya saja. Selain itu keladi tikus tidak bisa dibuat jamu godog karena efektifitasnya akan turun drastic (hilang). Anda juga bisa budidaya sendiri dengan mudah

 

 

LAST_UPDATED2  

Free Logo Maker and Logo Design By LogoSnap.com
Logo Maker
Loading
free counters
Free counters

Website saya nilaiRp 40.88 Juta