naturindonesia.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Baner

Tanduk Rusa

(Paltycerium coronarium, (Kuning), Desv.)

Sinonim :
=Paltycerium bifurcatum. =P. andidum.

Familia :
Polypodiaceae

Uraian :
Tanduk Rusa (PALTYCERIUM CORONARIUM) termasuk jenis paku-pakuan. Tumbuhan ini banyak ditemukan dan dipelihara sebagai tanaman hias karena pesona juntaian daunnya yang indah. Tanduk rusa merupakan tanaman yang hidupnya menempel kuat pada benda atau pohon lain tetapi tidak merugikan tumbuhan yang menjadi inangnya. Atau mempunyai sifat epifit.

Tanduk rusa atau juga di sebagian daerah disebut simbar menjangan selain permukaan daunnya mirip kulit rusa yaitu kasar, daun tanduk rusa menjuntai ke bawah bercabang-cabang menyerupai tanduk binatang rusa yang terbalik. Pada dasarnya tanduk rusa merupakan tumbuhan tegak yang menempel pada inang dengan pokok penumpu berupa akar dan rimpang batang membentuk bungkah kool berwarna coklat dan jutaian helaian daun berwarna hijau. Tanduk rusa menyukai tempat yang tidak langsung memperoleh sinar matahari. Pengembangbiakannya dilakukan dengan spora atau dengan memindahkan akar rimpangnya.

Nama Lokal :
Daun Tanduk Rusa, Simbar Agung (Indonesia); Simbar Menjangan (Jawa, Bali), Paku Uncal (Sunda);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Demam, Radang rahim luar, Haid tidak teratur, Bisul, Abses;

Pemanfaatan :

1. Demam

    Bahan: 1 lembar daun tanduk rusa dan sedikit garam.

    Cara Membuat: daun tanduk rusa ditumbuk halus, ditambah garam

    secukupnya, kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas.

    Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir,

    pagi dan sore.

 

2. Radang Rahim luar

    Bahan: 2-5 lembar daun tanduk rusa dan minyak kayu putih

    secukupnya

    Cara Membuat: daun tanduk rusa ditumbuk halus, ditambah minyak

    kayu putih secukupnya, dan diaduk.

    Cara menggunakan: ditempelkan pada perut /rahim dan dibalut

    dengan kain stagen.

 

3. Haid tidak teratur

    Bahan: 2 lembar daun tanduk rusa.

    Cara Membuat: diseduh dengan air panas secukupnya.

    Cara menggunakan: diminum 4 atau 3 hari sebelum datang bulan

    (haid).

 

4. Bisul

    Bahan: 1 lembar daun tanduk rusa dan sedikit kapur sirih.

    Cara Membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus. 

    Cara menggunakan: dipakai untuk mengompress bagian bisul.

 

5. Abses

    Bahan: 1 lembar daun tanduk rusa, 1 siung bawang merah dan adas

    pulawaras secukupnya.

    Cara Membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus. 

    Cara menggunakan: dipakai untuk mengompress bagian bisul.

 

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Kandungan Kimia yang terdapat pada Tanduk rusa (PALTYCERIUM CORONARIUM) belum diperoleh hasil penelitian yang jelas.

 Menyembuhkan Kanker, Tumor, Kista dan Sel-sel Ganas Lainnya
keladi tikus
 

Keladi  Tikus : memperbaiki sistem pertahanan tubuh sehingga sistem  pertahanan mampu menghancurkan sel-sel kanker,  menghambat pertumbuhan sel  kanker termasuk melawan duplikasi sel  ganas, mereduksi  radikal bebas penyebab kanker, dan menghambat akibat buruk dari kemoterapi (rambut rontok, mual dsb).

Saran: Konsumsi – Minum Keladi Tikus Segar (Jus Keladi Tikus) telah terbukti  lebih efektif dibandingkan dengan semua produk hasil olahannya (extrak maupun plus).  Untuk itu usahakan Anda membuat Jus Keladi Tikus sendiri. Karena lebih manjur dan tidak perlu mengeluarkan biaya (sebenarnya mudah didapatkan di banyak tempat yang tumbuh liar). Minumlah kapsul keladi tikus hanya bila tidak sempat membuat jus-nya saja. Selain itu keladi tikus tidak bisa dibuat jamu godog karena efektifitasnya akan turun drastic (hilang). Anda juga bisa budidaya sendiri dengan mudah

 

 

 

Free Logo Maker and Logo Design By LogoSnap.com
Logo Maker
Loading
free counters
Free counters

Website saya nilaiRp 40.88 Juta