naturindonesia.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

NANGKA MERAH

E-mail Cetak PDF

 

[ Kembali ke KATALOG ]  


  NANGKA MERAH
  Family   Moraceae
   
   
   
     
Deskripsi
Berasal dari daerah Kalimantan Timur. Bentuk buah tak berbeda dengan nangka lain pada umumnya, bulat agak lonjong. Daging buah relatif cukup besar dan tebal. Uniknya, daging buah tidak berwarna kuning tetapi merah. Rasa manis, tekstur lembut, dan mengandung banyak air. Bentuk biji beragam: ada yang bulat dan bernas, tak beraturan, ada juga yang kempis. Ukuran biji relatif lebih kecil dibanding nangka lain. Dami ada yang tebal, panjang, warna kemerahan, dan rasanya manis. Ada pula yang tipis, pendek, berwarna kuning, dan rasanya kurang manis. Berat buah cukup variatif, berkisar antara 8-14 kg.
Manfaat
Tanaman nangka tergolong serba guna. Buahnya yang muda dapat disayur (gudeg). Sementara buah yang matang enak dimakan segar. Bijinya enak dimakan setelah direbus. Daunnya untuk pakan ternak. Batangnya yang telah tua baik sekali untuk bahan bangunan. Warna batang semakin kuning tua, mutu kayu untuk bahan bangunan semakin tinggi. Buah nangka yang telah matang dapat dibuat dodol dan keripik nangka yang tahan lama disimpan. Tanaman nangka baik untuk konservasi lahan miring (curam), tetapi kurang baik untuk pelindung jalan karena daun mudah gugur.
Syarat Tumbuh
Meskipun tanaman nangka dapat tumbuh hampir di semua tempat, tetapi tempat ideal untuk pertumbuhannya adalah daerah yang berketinggian 1-700 m di atas permukaan laut. Tanah yang gembur dan agak berpasir adalah jenis tanah yang disukainya. Tanaman ini membutuhkan curah hujan tinggi, yaitu antara 2.500-3.000 mm/tahun.
Pedoman Budidaya
Perbanyakan tanaman diperbanyak dengan biji. Namun, saat ini dikembangkan dengan cara sambungan. Batang bawah dapat digunakan untuk perbanyakan dengan sambungan. Walaupun dapat diperbanyak dengan okulasi, tetapi cara ini jarang digunakan. Bila bibit berasal dari biji, tanaman mulai berbuah pada umur 2-8 tahun. Namun, bibit dari sambungan sudah bisa berbuah pada umur 2-3 tahun. Biji yang akan digunakan untuk bibit tidak boleh dijemur di bawah sinar matahari terik karena embrionya mudah mati (biji rekalsitran): Budi daya tanaman Bibit ditanam dalam lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm x 30 cm. Setiap lubang diberi pupuk kandang 10 kg. Bibit ditanam di lahan setelah mencapai ketinggian lebih dari 50 cm (biji disemaikan dulu dalam polibag atau persemaian khusus).
Pemeliharaan
Pupuk buatan jarang diberikan, tetapi sebaiknya diberi pupuk NPK (15-i5-i5) sebanyak 25-1000 g per tanaman per tahun. Pupuk ini diberikan tiga kali setiap tahun. Namun, setelah tanaman mulai berbuah, pupuk cukup diberikan 1-2 kali per tahun. Pada batang tanaman sering tumbuh tunas-tunas baru. Tunas-tunas seperti ini harus dibuang dan yang tersisa hanya tunas-tunas normal, kekar, dan sehat. Semakin tanahnya subur dan banyak diberikan pupuk N (urea dan ZA) maka banyak tumbuh tunas-tunas samping yang tidak produktif, yang hanya mengganggu perkembangan batang pokok. Adakalanya buah tumbuh berdempetan, tetapi umumnya tunggal. Setelah terjadi pernyerbukan, yakni setelah membentuk buah kecil (baban, sebaiknya buah dibungkus (dibrongsong) dengan plastik hitam atau anyaman daun kelapa. Hal ini untuk mencegah serangan lalat buah. Tanaman nangka sebenarnya mampu berbuah sepanjang tahun, tetapi musim panen raya pada bulan Agustus-Januari. Pemangkasan cabang jarang dilakukan. Namun, bila tumbuhnya terlalu subur, pembuangan ranting yang lemah dan rapat sangat dianjurkan.
Hama dan Penyakit
Hama yang sering merisaukan adalah lalat buah Dacus dorsalis dan Dacus umbrosus yang menyebabkan buah nangka menjadi busuk. Kutu putih sering tampak pada daun muda dari bibit nangka. Hama ini mudah diatasi dengan semprotan Bayrusil 0,2%. Penyakit yang membahayakan adalah Erwinia carotouora. Bakteri ini menyerang titik tumbuh tanaman, kemudian menjalar menyerang batang sehingga menimbulkan busuk lunak berwarna kehitaman. Bakteri menyerang bila kondisi lingkungan terlalu basah dan berkabut. Cendawan Rhizopus artocarpi menyerang tangkai buah sehingga pangkal buah membusuk berwarna hitam. Bila belum terlambat, semprotan Benlate 0,2% dapat mengatasi serangan cendawan ini. Penyakit bakteri hanya dapat diatasi dengan infusan antibiotik, misalnya Tetracyclin 0,5-1,5%. Penyiraman akar tanaman yang sakit mati pupus Erwinia dengan lisol (karbol) 10-15 % dapat menghambat serangan lebih lanjut.
Panen dan Pasca Panen
Buah nangka untuk disayur biasanya dipanen sewaktu masih muda. Namun, bila buah akan dimakan segar, sebaiknya dipanen setelah matang pohon. Namun, buah nangka dapat dipanen menjelang matang, tetapi telah tua penuh. Buah yang telah matang ditandai dengan durinya yang jarang dan bila dipukul-pukul dengan benda keras akan menimbulkan suara yang menggema serta timbul aroma khas.

 

 

 

LAST_UPDATED2  

Free Logo Maker and Logo Design By LogoSnap.com
Logo Maker
Loading
free counters
Free counters

Website saya nilaiRp 40.88 Juta